Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. QS. 3;96

Allah memberitahukan bahwa rumah ibadah yang pertama dibangun adanya di Mekah, disana ada petunjuk bagi semua manusia.

Berarti orang – orang yang berangkat ke Mekah harus mencari petunjuk itu.

APAKAH PETUNJUK ITU ?

Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim;  barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu  (bagi)  orang  yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya  Allah  Maha  Kaya  (tidak memerlukan sesuatu)  dari semesta alam. QS. 3;97

Di Mekah ada maqom Ibrahim

Mengerjakan haji adalah kewajiban bagi yang sanggup mengadakan  perjalanan  ke  Baitullah.

Sanggup itu bermacam-macam

  1. sanggup biayanya
  2. sanggup fisiknya
  3. sanggup ilmunya

Nabi bersabda : ibadah tanpa ilmu binasa

SIAPAKAH IBRAHIM ITU ?

 

Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; QS. 60 ;4

Nabi Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia yaitu Siti Hajar dan Ismail. Mereka itulah suri tauladan dalam mengerjakan ibadah haji, dan dalam kehidupan sehari – hari selama kita bertugas sebagai khalifah di bumi.

 

PERJUANGAN NABI IBRAHIM

 

Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim. Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Apakah yang kamu sembah?” Mereka menjawab: “Kami menyembah berhala-berhala dan Kami senantiasa tekun menyembahnya”. Berkata Ibrahim: “Apakah berhala-berhala itu mendengar (doa)mu sewaktu kamu berdoa (kepadanya)?, Atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepadamu atau memberi mudharat?”

Mereka menjawab: “(Bukan karena itu) sebenarnya Kami mendapati nenek moyang Kami berbuat demikian”. QS. 26;69-74

Hati – hatilah wahai saudara – saudaraku jangan sampai kita beramal seperti kaum nabi Ibrahim, karena hal itu akan terulang. Zaman memang  sudah berubah tapi jiwa manusia akan terulang kembali, yaitu  beragama  mengikuti  nenek  moyang.

Zaman sekarang  berhala  itu  bukan  patung,  melainkan mengikuti hawa nafsunya.

 

NABI IBRAHIM MENGHANCURKAN BERHALA-BERHALA YANG MEREKA SEMBAH

 

Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya. QS. 21;58

 

Akibatnya nabi Ibrahim dibakar:


Mereka berkata: “Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak”. QS. 21;68

 

Allah menyelamatkan nabi Ibrahim

Kami berfirman: “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim”, QS. 21;69

 

NABI  IBRAHIM  DIUSIR OLEH BAPAKNYA

 

“Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan yang Maha pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaitan”.

Berkata  bapaknya: “Bencikah  kamu  kepada   tuhan – tuhanku,  Hai Ibrahim? jika  kamu   tidak   berhenti,   maka niscaya kamu akan kurajam,  dan  tinggalkanlah   aku   buat   waktu  yang   lama”. QS. 19; 45-46

Akhirnya nabi Ibrahim meninggalkan bapak dan ibunya serta sanak saudara dan kampung   halamannya karena cintanya kepada Allah.

 

NABI IBRAHIM MENEMPATKAN KELUARGANYA DI DEKAT KA’BAH

 

Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian  keturunanku  di lembah  yang  tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami  (yang demikian itu)  agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian  manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. QS. 14;37

Diwaktu nabi Ibrahim menempatkan Siti Hajar dan Ismail yang masih bayi di dekat Ka’bah beliau berdoa:

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:601307466; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:969560844 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 {mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} ol {margin-bottom:0cm;} ul {margin-bottom:0cm;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”,”serif”;}

  1. Ya Allah, jadikanlah mereka orang-orang yang mendirikan sholat.
  2. Cenderungkan hati sebagian manusia kepada mereka.
  3. Beri rezekilah mereka dengan buah – buahan.

Setelah selesai berdoa nabi Ibrahim pergi untuk berdakwah mengajak  manusia untuk beriman kepada Allah.

Begitu cintanya  nabi Ibrahim  kepada  Allah, dia  rela meninggalkan keluarganya di padang  pasir yang  tandus,  tidak ada selembar daun pun dan tidak ada setetes air pun, disana sejauh mata memandang  hanya  padang  pasir.  Nabi Ibrahim yakin Allah yang ia cintai dan  mencintainya  tidak akan membiarkan keluarganya menderita. Dia yakin betul bahwa Allah Maha Kuasa  atas  segala – galanya.

 

 

 

9

 

Nabi bersabda : ibadah tanpa ilmu binasa